3 Jenis Parenting Untuk Paud Yang Harus Dilakukan

3 Jenis Parenting Untuk Paud Yang Harus Dilakukan

Saat ini banyak masyarakat yang memasukkan anak mereka ke PAUD atau pendidikan anak usia dini. Hal ini terjadi sebab masyarakat saat ini telah menyadari betapa pentingnya pendidikan. Pendidikan dalam usia dini kepada anak yang sempurna dapat membentuk anak memiliki karakter kuat dan hebat sehingga dapat terhindar dari hal yang berbau negatif. Namun bukan berarti para orang tua dapat lepas tangan dan memberikan kepercayaan penuh kepada lembaga sekolah. Tentunya tetap harus ada campur tangan dari orang tua agar parenting untuk PAUD dapat tercapai sempurna.

Jenis Kegiatan Parenting PAUD

  1. Seminar

Jenis parenting untuk PAUD yang pertama adalah seminar, dimana lembaga sekolah mengundang pihak yang kompeten dan ahli dibidangnya. Sehingga orang tua yang menjadi peserta dapat mengetahui apa saja yang harus dilakukan agar dapat membentuk karakter anak yang kuat. Ingat anak lebih banyak memiliki waktu di rumah dibandingkan dengan di sekolah. Oleh karena itu pentingnya peranan orang tua mengetahui berbagai hal tersebut.

  1. Foundation class

Ketika pertama bersekolah, pastinya anak membutuhkan penyesuaian terlebih dahulu. Kegiatan foundation class ini biasanya dilakukan pada minggu minggu pertama sekolah. Parenting untuk PAUD ini merupakan pembelajaran bersama antara anak dengan orang tua diawal masuk sekolah. Agar orang tua juga mengetahui pembelajaran yang dilakukan di sekolah.

  1. Home activites

Dalam parenting PAUD ini kegiatan atau aktifitas di rumah dibawa ke sekolah, dimana para orang tua diajak menginap bersama anak di sekolah ataupun membuat tenda di lapangan seperti kegiatan perkemahan. Dalam kegiatan ini lembaga sekolah harus memberikan berbagai kegiatan yang baik dilakukan ketika berada di rumah. Sehingga para orang tua dapat mengetahui bagaimana cara menciptakan suasana kondusif untuk anak ketika berada di rumah.

Beragam kegiatan dalam parenting untuk PAUD ini memang membutuhkan peranan orang tua. Sebab inilah kekompakan para orang tua kepada lembaga PAUD adalah hal yang penting, sehingga orang tua dapat mengetahui berbagai hal untuk membentuk anak yang berkarakter. Ingat waktu anak lebih banyak di rumah daripada di sekolah, sebab itu orang tua tetap memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter.

Keputihan Saat Hamil Ini Bisa Membahayakan Janin

Keputihan Saat Hamil Ini Bisa Membahayakan Janin

Keputihan saat hamil bisa terjadi ketika usia kandungan masih muda, sudah memasuki trimester kedua ataupun ketiga. Kemunculannya bisa membahayakan janin. Oleh karenanya, wajib bagi bunda untuk segera menanganinya dengan tepat.

Faktanya, keputihan menjadi masalah paling umum terjadi bagi kaum wanita. Sejak masih remaja, kaum wanita akan sangat akrab dengan masalah kewanitaan tersebut. Ada yang sifatnya normal, ada juga yang berbahaya.

Keputihan normal ditandai dengan keluarnya cairan dari area kewanitaan yang berwarna putih dan lebih encer. Sementara keputihan abnormal ditandai dengan warna kuning dan lebih kental. Ketika mengalami jenis kedua, wanita sebaiknya waspada, terutama ketika berada di masa kehamilan.

Keputihan pada masa kehamilan yang tidak normal bisa membahayakan janin. Makanya, diperlukan penanganan secepatnya. Apa saja bahaya yang mengancam dan cara menanganinya? Mari simak ulasannya berikut ini!

Bahaya Keputihan Abnormal Di Masa Kehamilan

Keputihan terjadi karena serangan bakteri jahat di area miss v. Bakteri kian berkembang, membuat iritasi pada bagian miss V. Munculnya keputihan tidak normal di masa kehamilan tentu saja berbahaya, terutama akan mengancam janin. Ancaman tersebut antara lain:

  • Bayi lahir secara premature

Premature adalah kelahiran bayi sebelum waktunya tiba. Kecenderungan ini bisa diakibatkan oleh keputihan yang tidak segera ditangani. Keputihan menyebabkan infeksi/iritasi pada bagian kewanitaan.

Infeksi ini semakin meluas, dan membuat kantung ketuban ikut terinfeksi. Akibat darinya, ketuban bisa pecah lebih cepat. Makanya, janin di dalam rahim harus segera dilahirkan.

  • Radang otak pada janin

Ini menjadi masalah serius. Terganggunya otak bayi bisa mempengaruhi sejumlah fungsi tubuh kedepannya. Malahan, bayi juga akan mengalami masalah mental. Ini yang harus dihindari.

Permasalahannya bisa berasal dari keputihan semasa ibu mengandung. Bakteri ataupun virus memasuki rahim, kemudian janin terinfeksi. Salah satu masalah yang akan dihadapi adalah infeksi pada otak bayi, tentunya tanpa mengesampingkan infeksi lainnya.

  • Perkembangan janin dalam kandungan terhambat

Perkembangan janin memang harus diperhatikan ibu. Tumbuh kembangnya di dalam rahim bisa didukung dengan pemberian asupan nutrisi yang besar. Contohnya adalah melalui makanan.

Jika tidak, perkembangan janin akan terhambat. Contohnya adalah berat badan bayi yang terlahir akan rendah.

Selain makanan, ibu juga harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan. Keputihan menjadi masalah tersendiri bagi ibu hamil. Keputihan disebabkan oleh bakteri, bakteri inilah yang nantinya akan membuat penyumbatan pada penyaluran nutrisi. Akibatnya, berat bayi lebih rendah saat dilahirkan.

Cara Menangani Keputihan Saat Hamil

Dilihat dari ancaman nyata bagi janin, keputihan saat mengandung harusnya segera diselesaikan. Penanganan wajib dilakukan supaya tidak mengalami masalah serius seperti kelahiran premature dan lain sebagainya.

Bagaimana caranya? Cara mengatasinya sebenarnya cukup mudah. Contohnya adalah rajin membersihkan daerah kewanitaan.

Dalam proses membersihkan area kewanitaan, ibu harus memperhatikan langkahnya. Cara memulainya adalah dari bagian miss V, kemudian mengusapnya kebelakang. Ini dilakukan agar bakteri tidak masuk ke area miss V.

Selain membersihkan organ kewanitaan, ibu bisa menangani keputihan dengan membuat area miss v tetap kering. Caranya adalah dengan tidak menggunakan celana dalam terlalu ketat.

Tak hanya itu saja, rajinlah untuk mengganti celana dalam. Terutama jika celana dalam sudah begitu lembab. Kemudian, pilihlah celana dalam yang berbahan katun supaya penyerapan keringat atau cairan lebih cepat. Ini akan membuat area kewanitaan kering.

Kesimpulannya, keputihan bisa berbahaya bagi pertumbuhan janin. Untuk itulah, segera tangani agar tidak mempengaruhi kesehatan bayi kedepannya. Akhirnya, keputihan saat hamil tidak lagi mengkhawatirkan ibu.

Gambar Mewarnai Untuk Mengasah Kreatifitas Anak Usia Dini

Gambar Mewarnai Rumah Sederhana

Belajar mewarnai merupakan hal yang menyenangkan, terlebih lagi dalam jenjang pendidikan PAUD dan TK. Dengan mewarnai anak bukan hanya sekedar mengenal berbagai macam warna, namun juga mengetahui segala macam aturan dalam mewarnai. Ternyata kita sebagai orang tua harus memberikan bimbingan agar kegiatan yang sangat membantu berkembangnya imajinasi anak ini dapat terpupuk dengan baik. Sayangnya banyak orang tua yang menganggap mewarnai gambar hanyalah pengisi kegiatan anak saja, padahal mewarnai sangat bermanfaat dan menjadi salah satu cara mengasah kreatifitas anak.

Contoh Gambar Mewarnai

Kesibukan orang tua sering kali menghilangkan waktu kebersamaan dan tidak bisa mengawasinya secara penuh. Untuk mempermudah proses belajar mewarnai anak PAUD, anda dapat mengambil sample contoh dari internet. Ada banyak gambar bahkan sekaligus dengan perintah mewarnainya. Sehingga kita para orang tua semakin mudah dalam mengawasi dan tinggal mengamati saja. Sehingga secara tidak langsung kita dapat mengasah imajinasi, emosional dan memupuk keseimbangan anak. Dengan memberikan pelajaran mewarnai pula kita dalam meningkatkan percaya diri dan kreatifitas anak.

Setelah memahami secara penuh manfaat dari belajar mewarnai tersebut, yakin anda ingin membiarkan anak mewarnai dengan sembarangan? Meskipun hanya mewarnai gambar, para orang tua harus memperhatikan.